Anda sudah bulat mengambil keputusan untuk mencoba yoga. Namun, begitu membuka jadwal kelas, deretan nama yang muncul justru membuat Anda tambah bingung: Hatha, Vinyasa, Yin, Restorative, Gentle, Power Vinyasa Flow.
Masing-masing kelas yoga terdengar seperti dunia yang berbeda, dan tanpa pemahaman yang cukup, sulit rasanya menentukan mana yang paling tepat untuk kelas pertama Anda.
Kabar baiknya, tidak ada gaya yoga yang “salah” untuk pemula. Yang ada hanyalah gaya yang lebih sesuai dengan kondisi tubuh, kebutuhan pikiran, dan tujuan Anda saat ini.
Artikel ini tidak bermaksud menjadi ensiklopedia tentang setiap gaya yoga, melainkan panduan praktis untuk membantu Anda memilih berdasarkan apa yang sedang Anda butuhkan.
Baca Juga: Pengertian Restorative Yoga dan Manfaatnya bagi Tubuh Anda
Pilih Gaya Yoga yang Tepat Sesuai Kebutuhan Anda
Sebelum menyelami daftar jadwal kelas, coba jawab satu pertanyaan sederhana: apa yang paling Anda butuhkan dari yoga saat ini? Jawaban atas pertanyaan tersebut akan memberikan pilihan gaya yoga yang tepat untuk Anda.
1. Kalau Anda Ingin Fondasi yang Kuat
Pilihlah Hatha. Gaya ini bergerak dengan tempo yang tenang dan menahan setiap pose selama beberapa napas, memberi Anda waktu untuk memahami keselarasan tubuh, belajar bernapas dengan benar, dan mengenali bagaimana otot-otot Anda bekerja.
Hatha menjadi titik awal klasik yang hampir selalu direkomendasikan oleh para instruktur bagi pemula.
2. Kalau Anda Ingin Ketenangan Ketimbang Tantangan Fisik
Pilihlah Gentle Yoga atau Restorative. Gentle Yoga menggunakan pose-pose dasar dengan tempo yang sangat lambat dan banyak penyesuaian.
Sementara Restorative melangkah lebih jauh lagi dengan memanfaatkan alat bantu atau props secara ekstensif, sehingga tubuh Anda sepenuhnya ditopang di setiap posisi dan ketegangan bisa dilepaskan tanpa harus mengeluarkan usaha fisik yang berarti.
3. Kalau Anda Ingin Peregangan Mendalam
Pilihlah Yin. Gaya ini menahan setiap pose selama 3 hingga 7 menit untuk menjangkau jaringan ikat di bawah otot, seperti ligamen dan fascia. Temponya sangat lambat dan hampir seluruh sesi dilakukan di lantai.
Perlu Anda ketahui, diam dalam satu posisi selama beberapa menit bisa terasa menantang secara mental bagi sebagian orang, dan justru itulah bagian dari latihan yang sesungguhnya.
4. Kalau Anda Ingin Gerakan yang Lebih Dinamis
Pilihlah Vinyasa level pemula atau Slow Flow. Vinyasa menautkan napas dengan gerakan dalam aliran yang terus-menerus, menciptakan ritme yang terasa seperti “menari di atas matras.”
Sementara Slow Flow menawarkan dinamika serupa tetapi dengan tempo yang lebih terjangkau, menjadikannya jembatan yang baik antara Hatha dan Vinyasa penuh.
5. Kalau Anda Mencari Tantangan Fisik
Pilihlah Power Vinyasa Flow atau Grounded Hatha Power. Kedua gaya ini menekankan kekuatan, daya tahan, dan intensitas yang lebih tinggi.
Namun, jika Anda benar-benar baru di dunia yoga, ada baiknya mengikuti beberapa kelas Hatha atau Vinyasa dasar terlebih dahulu agar fondasi keselarasan dan pernapasan Anda terbentuk sebelum meningkatkan tingkat kesulitan.
Tiga Hal yang Lebih Penting dari Gaya Yoga
Setelah Anda memilih gaya, ada tiga faktor lain yang justru lebih menentukan apakah pengalaman pertama Anda terasa positif atau malah membuat Anda enggan kembali.
- Pertama, instruktur. Instruktur yang baik mampu membuat gaya apa pun terasa mudah diakses oleh pemula. Mereka memberikan modifikasi, memperhatikan peserta baru, dan tidak membiarkan siapa pun merasa tertinggal. Jika kelas pertama Anda terasa kurang cocok, cobalah instruktur yang berbeda sebelum menyimpulkan bahwa gaya tersebut tidak untuk Anda.
- Kedua, konsistensi. Satu kelas jarang mengubah apa pun secara signifikan. Tubuh Anda membutuhkan beberapa sesi untuk mulai beradaptasi dan merasakan manfaat yang lebih nyata. Komitmen dua kali seminggu selama sebulan akan memberi gambaran yang jauh lebih akurat tentang apakah gaya yang Anda pilih benar-benar cocok.
- Ketiga, fleksibilitas. Gaya yang cocok untuk Anda hari ini mungkin berbeda dengan yang Anda butuhkan enam bulan mendatang. Seorang pemula yang memulai dari Hatha bisa berevolusi ke Vinyasa saat tubuhnya semakin kuat, atau justru beralih ke Yin ketika prioritasnya bergeser ke arah ketenangan. Yoga memberi ruang yang luas untuk perubahan itu.
Baca Juga: Bagaimana Yoga Membantu Menenangkan Pikiran
Temukan Gaya Yoga Anda di Aarti Wellness Club
Memilih gaya yoga yang tepat dimulai dari mengenali apa yang Anda butuhkan, bukan dari menghafal nama-nama kelas.
Fondasi yang kuat bisa Anda bangun di Hatha. Ketenangan bisa ditemukan di Gentle Yoga, Restorative, atau Yin. Gerakan dinamis ada di Vinyasa dan Slow Flow. Sementara tantangan fisik menanti di Power Vinyasa Flow dan Grounded Hatha Power.
Aarti Wellness Club Menteng menyediakan semua gaya tersebut, dan masih banyak lagi kelas yoga setiap minggunya. Setiap kelas dipandu oleh instruktur yang selalu menyediakan modifikasi untuk semua level, sehingga Anda bisa datang tanpa pengalaman sekalipun dan tetap merasa diterima.
Mulailah dari satu kelas, perhatikan bagaimana tubuh dan pikiran Anda merespons, dan biarkan pengalaman itu memandu langkah Anda berikutnya.
Lihat jadwal kelas terbaru di halaman kelas Aarti Wellness Club.
