Sauna sering dianggap sekadar tempat berkeringat dan relaksasi setelah olahraga. Padahal, di balik sensasi hangat yang menenangkan, terdapat segudang manfaat positif yang bisa Anda rasakan apabila melakukan sauna secara rutin.
Sauna pada dasarnya adalah ruangan dengan paparan panas kering bersuhu tinggi, umumnya antara 80°C hingga 100°C, dengan kelembapan rendah sekitar 10–20%. Tubuh merespons panas ini dengan cara yang menyerupai respons saat berolahraga ringan hingga sedang, seperti denyut jantung meningkat, pembuluh darah melebar, dan keringat keluar deras sebagai mekanisme pendinginan alami.
Lantas, apa saja manfaat sauna yang didukung oleh data penelitian? Dan berapa lama idealnya satu sesi sauna berlangsung?
Simak pembahasannya berikut ini, mulai dari manfaat untuk berbagai organ tubuh Anda, durasi yang dianjurkan, hingga siapa saja yang perlu berhati-hati sebelum melakukan sauna.
Baca Juga: 15 Manfaat Spa untuk Tubuh & Pikiran Sehat
5 Manfaat Sauna untuk Kesehatan Tubuh
Dari sekian banyak klaim seputar sauna yang beredar di internet, berikut adalah lima manfaat yang paling konsisten muncul dalam literatur penelitian:
1. Mendukung Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
Saat tubuh terpapar panas dalam sauna, denyut jantung bisa naik hingga 120–150 kali per menit, respons yang mirip dengan saat Anda berjalan cepat.
Hasil studi di Finlandia terhadap lebih dari 2.000 pria selama dua dekade mengungkap bahwa frekuensi sauna 4–7 kali seminggu berhubungan erat dengan penurunan signifikan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular, jika dibandingkan dengan penggunaan hanya sekali seminggu.
Di sisi lain, paparan panas yang teratur terbukti meningkatkan kelenturan pembuluh darah serta menekan kekakuan arteri.
2. Membantu Menjaga Tekanan Darah
Pernah merasa tubuh terasa lebih ringan setelah keluar dari sauna? Sensasi tersebut disebabkan oleh panas yang membantu pembuluh darah melebar, sehingga aliran darah jadi lebih lancar dan beban pada dinding pembuluh pun berkurang.
Akibatnya, tekanan darah cenderung turun setelah sesi dan bertahan di level yang lebih rendah selama masa pemulihan.
Dalam jangka panjang, rutinitas sauna sangat baik untuk menjaga kestabilan tekanan darah, bahkan disebut-sebut dapat menekan risiko hipertensi hingga hampir separuhnya bagi Anda yang melakukannya secara teratur.
3. Meredakan Ketegangan Otot dan Nyeri Sendi
Bagi Anda yang sering beraktivitas fisik berat atau mengalami pegal-pegal, sauna adalah sahabat terbaik untuk relaksasi di kala penat.
Panas yang merata meningkatkan aliran darah ke jaringan otot, mempercepat proses pemulihan, sekaligus merangsang produksi endorfin, pereda nyeri alami dari tubuh sendiri.
Banyak orang dengan keluhan rematik atau fibromyalgia yang merasakan penurunan kekakuan dan nyeri sendi setelah rutin bersauna. Sensasi hangat dari sauna dapat terasa seperti pijatan lembut yang menjangkau seluruh tubuh.
4. Mendukung Fungsi Pernapasan
Udara hangat dari sauna ternyata juga membawa efek baik bagi paru-paru dan saluran napas. Efek termal ini membantu mengurangi kongesti atau rasa berat di dada, sehingga pernapasan terasa lebih lega dan kapasitas paru pun ikut meningkat.
Kebiasaan sauna bahkan dinilai mampu menekan frekuensi gangguan pernapasan seperti bronkitis kronis. Jadi, selain menyehatkan jantung, sauna juga memberi ruang bernapas yang lebih nyaman bagi tubuh Anda.
5. Membantu Mengurangi Stres
Inilah manfaat paling nyata sekaligus paling terasa. Suasana sauna yang hangat, sunyi, dan bebas gangguan menciptakan momen sempurna untuk relaksasi Anda.
Panas yang menyelimuti tubuh terbukti mampu menekan kadar kortisol (hormon stres), sehingga pikiran menjadi lebih jernih dan tenang.
Tak sedikit juga orang yang melaporkan kualitas tidur mereka ikut membaik setelah sesi sauna; kesempatan untuk beristirahat yang berkualitas di di tengah padatnya rutinitas.
Berapa Lama Durasi Ideal Sesi Sauna?
Sebenarnya, tidak ada anjuran durasi baku yang berlaku untuk semua orang, karena toleransi terhadap panas sauna berbeda-beda.
Namun, ada beberapa acuan dari literatur penelitian bisa Anda gunakan terkait berapa lama durasi idealnya untuk sauna ini:
- Jika Anda baru pertama kali mencoba, cukup mulai dari 5–10 menit per sesi. Beri waktu bagi tubuh untuk beradaptasi.
- Setelah terbiasa, durasi bisa ditingkatkan ke rentang 15–20 menit, durasi yang paling sering direkomendasikan dan banyak dijalani oleh pengguna sauna.
- Untuk melindungi jantung Anda secara lebih maksimal, durasi sekitar 19 menit atau lebih dianggap memberikan dampak yang lebih besar.
- Dari sisi frekuensi, manfaat sauna baru akan terasa signifikan jika Anda melakukannya minimal 2–3 kali per minggu, dan hasil terbaik biasanya akan dirasakan oleh mereka yang rutin bersauna selama 4–7 kali per minggu.
Yang terpenting: jangan paksakan diri. Apabila kepala terasa pusing, lemas, atau tidak nyaman, segera akhiri sesi dan keluar dari ruang sauna, tidak perlu menunggu waktu habis.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Sesi Sauna
Sauna umumnya aman untuk orang dewasa yang sehat, tetapi ada beberapa hal yang tidak boleh diabaikan:
- Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik sebelum dan sesudah sesi sauna. Keringat yang keluar dalam jumlah besar berarti tubuh kehilangan cairan, dan dehidrasi bisa menyebabkan pusing, lemas, atau kram otot.
- Hindari mengonsumsi alkohol sebelum maupun selama sesi sauna. Kombinasi panas dan alkohol meningkatkan risiko penurunan tekanan darah secara tiba-tiba dan gangguan irama jantung.
- Konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu apabila Anda memiliki salah satu kondisi berikut:
- Riwayat serangan jantung atau stroke belakangan ini.
- Tekanan darah yang tidak terkontrol.
- Penyakit jantung yang tidak stabil (termasuk angina pektoris dan gagal jantung berat).
- Kehamilan.
- Penggunaan obat yang memengaruhi kemampuan tubuh mengatur suhu.
Baca Juga: Luxury Spa vs Day Spa: Mana yang Cocok untuk Anda?
Rasakan Berbagai Manfaat Sauna dari Ritual Spa Signature di Aarti Wellness
Sauna yang dilakukan secara rutin dengan durasi dan frekuensi yang tepat dapat mendukung kesehatan jantung, membantu menjaga tekanan darah, meredakan ketegangan otot, memperbaiki fungsi pernapasan, hingga menenangkan pikiran.
Namun, langkah pertama sebelum masuk ke dalam ruangan sauna tetaplah mengenali kondisi tubuh Anda terlebih dahulu, pastikan juga Anda telah berkonsultasi dengan dokter apabila ada keluhan kesehatan tertentu.
Di Aarti Wellness, sesi sauna hadir sebagai bagian dari rangkaian ritual spa yang dirancang untuk memberikan pemulihan menyeluruh.
Dalam Aarti Signature Spa, misalnya, sensai hangat yang menenangkan dari sauna digabungkan bersama foot ritual, eksfoliasi tubuh, aromatherapy massage, facial, body mask, dan milk bath dalam satu rangkaian treatment spesial. Nikmati manfaat panas dari sauna yang ditambah perawatan full-body untuk memulihkan tubuh secara keseluruhan.
Kunjungi halaman Signature Spa untuk mencari tahu treatment tersebut lebih lanjut, atau hubungi Aarti Wellness untuk berkonsultasi tentang ritual yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Referensi
- Laukkanen, J. A., Laukkanen, T., & Kunutsor, S. K. (2018). Cardiovascular and Other Health Benefits of Sauna Bathing: A Review of the Evidence. Mayo Clinic Proceedings, 93(8), 1111–1121.
- Cleveland Clinic. Get Your Sweat On: The Benefits of a Sauna. Diakses dari health.clevelandclinic.org
- WebMD. (2026). Do Saunas Actually Benefit Your Health? Diakses dari webmd.com
- GoodRx. Sauna Benefits. Diakses dari goodrx.com
